Selasa, 31 Mei 2011

Pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions).


Pembelajaran kooperatif tipe STAD dikembangkan oleh Slavin dkk. Langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD:
a.Guru menyampaikan materi pembelajaran atau permasalahan kepada siswa sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai.
b.Guru memberikan tes/kuis kepada setiap siswa secara individual sehingga akan diperoleh skor awal.
c.Guru membentuk beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 4 - 5 siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang dan rendah). Jika mungkin anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda serta kesetaraan jender.
d.Bahan materi yang telah dipersiapkan didiskusikan dalam kelompok untuk mencapai kompetensi dasar. Pembelajaran kooperatif tipe STAD, biasanya digunakan untuk penguatan pemahaman materi (Slavin, 1995).
e.Guru memfasilitasi siswa dalam membuat rangkuman, mengarahkan, dan memberikan penegasan pada materi pembelajaran yang telah dipelajari.
f.Guru memberikan tes/kuis kepada setiap siswa secara individual.
g.Guru memberi penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya (terkini).

Selasa, 17 Mei 2011

Zaenab Al-Ghazali
Nama lengkapnya adalah Zaenab Muhammad Al-Ghazali al-Jibili. la lahir pada tahun 1917 Masehi di desa Mayyet Ghamar di sebuah propinsi yang bernama Daqahliyah di Mesir. Ayahnya merupakan salah satu ulama Al-Azhar. la belajar di sebuah madrasah di kampung halamannya sendiri. la belajar ilmu-ilmu agama di bawah asuhan para ulama-ulama besar al Azhar. Di antara ilmu-ilmu yang ia pelajari adalah Ilmu Hadits, Tafsir, dan Fiqih.
la merupakan anggota termuda dari perkumpulan wanita-wanita Mesir di bawah pimpinan Hadi Sya’rawi. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari perkumpulan tersebut di saat mengetahui adanya perilaku-perilaku yang tak selaras dengan ajaran Islam. Ia kemudian mendirikan komunitas wanita-wanita muslim pada tahun 1937 di Kairo. Umurnya pada saat itu masih sekitar 19 tahun.
Adapun tujuan mendirikan komunitas itu agar diterapkannya syariat Islam dan didirikannya kekhalifahan Islam. Pada tiap-tiap tahunnya ia selalu mengirim 340-400 delegasi untuk melakukan ibadah Haji. la sendiri yang memimpin delegasi-delegasi itu.
Tujuan pengiriman delegasi-delegasi itu adalah untuk menemui sejumlah jamaah haji yang berasal dari penjuru dunia. Delegasi-delegasi itu selalu membahas masalah-masalah pokok dalam Islam dengan para jamaah haji tersebut. Isu-isu yang selalu mereka kembangkan adalah seputar perbaikan umat Islam, mengembalikan kembali kekhalifahan Islam, dan sekaligus bagaimana membangkitkan kembali masa keemasan Islam.
la bertemu dengan imam Syahid Hasan Al-Banna pada tahun 1941 Masehi. Hasan Al-Banna membaiat Zaenab untuk turut serta melakukan perjuangan bersama Ikhwanul Muslimin. Sebab, tujuan dan landasan perjuangan mereka adalah sama. Dan pada tahun 1980, ia mendirikan majalah perkumpulan wanita-wanita muslim (Sayyidah Muslimah), dan dibubarkan pada tahun 1985. la juga memimpin salah satu divisi yang ada dalam organisasi Ikhwanul Muslimin. la serta merta membantu keluarga Ikhwanul Muslimin di saat kelompok ini diintimidasi oleh pemerintah pada tahun 1954. Dan pada tahun 1964, perkumpulannya tersebut dibubarkan oleh tentara dengan menyita harta dan kepemilikan mereka.
Pada tahun 1965, ia ditangkap oleh pemerintah dengan tuduhan terlibat dalam sebuah kasus yang ada pada Ikhwanul Muslimin di saat bersitegang dengan pemerintah. Pemerintah menuntut kepada parlemen menjatuhi hukuman mati kepada Zaenab. la sebelum dipastikan sebagai tawanan perang, telah menerima berbagai macam siksaan di penjara.
la akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun, dan diharuskan melakukan kerja berat selama menjalani masa hukuman. la menulis kesengsaraannya itu dalam sebuah buku yang berjudul “Ayyam min Hayyati” (hari-hari dalam kehidupanku).
Zainab Al Ghazali (inet)
Melalui bantuan raja Faisal dari Arab Saudi, sekitar pada tahun tujuh puluhan, keluarlah ketetapan dari pemerintahan Anwar Sadat untuk membebaskan Zaenab dari penjara. la telah diampuni oleh pemerintah atas segala perbuatannya yang dianggap merugikan negara. Ini terjadi pada bulan Agustus tahun 1971, yaitu setelah menjalani masa-masa di penjara selama 6 tahun.
Setelah keluar dari penjara, ia dianjurkan untuk menghidupkan kembali majalah Sayyidat Muslimah dengan menjadikan dirinya sebagai direkturnya. la akan menerima kucuran dana sebanyak 300 Pounds perbulan, dengan catatan harus bersedia mengusung kepentingan-kepentingan pihak donatur. la serentak menolak, dan mengatakan bahwa mustahil baginya mendirikan sebuah penerbitan untuk mengusung pemikiran-pemikiran sekuler. la mengatakan pula bahwa penerbitan ini didirikan untuk kepentingan Islam dan bukan untuk kesesatan.
Setelah keluar dari penjara ia ingin meneruskan perannya dalam bidang dakwah. la melalui melakukan pengajian-pengajian dan seminar-seminar di Mesir sendiri maupun di luarnya.
Adapun negara-negara yang pernah ia kunjungi adalah Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yordania, Al-Jazair, Turki, Sudan, India, Francis, Amerika, Kanada, Spanyol, dan lain sebagainya.
Suaminya yang berperan sebagai seorang ekonom yang bernama Haji Muhammad Salim meninggal dunia pada tahun 1966 Masehi. Yaitu di saat Zaenab masih berada di dalam penjara. la tak dikaruniai seorang anak pun. Namun, ia menganggap bahwa semua anak-anak Islam merupakan anak-anaknya juga.
la sangat memfigurkan seorang Hasan al Banna. la menganggap bahwa di antara orang-orang yang telah mempengaruhi kehidupannya, semisal Hasan Al-Hudhaibi, Umar  Tilmisani, Hamid Abu Nasir, dan Hasan Al-Banna lah yang paling banyak berpengaruh pada pembentukan jiwa dan sikap hidupnya. Di antara karya-karya tulisnya yang terkenal adalah “Ayyam min Khayati”, Nahwa Ba ‘su Jadid, Maa Kitabullah, Muskilatu Sabab wa Fatayat.”

Jumat, 29 April 2011

TIPS SUKSES UAS

Nah, bagi temen-temen yang juga sedang dirundung UAS atau ujian lainnya, saya ingin berbagi tips rahasia nih. :mrgreen:
Bikin catatan kecil
Eits, bukan untuk nyontek loh ya, tapi untuk membantu kamu mengingat materi daripada hanya sekedar menghafal. Menurut saya pribadi sih, saya lebih terbantu ketika mengingat apa-apa yang telah saya tulis sebelumnya. `Oia, saya tadi kan nulis bla-bla-bla`. Selain itu, catatan kecil tersebut sangat berguna untuk membantu kita untuk mereview kembali ingatan kita sebelum ujian dimulai. Oia jika kamu orangnya visual, bisa kamu tambahkan gambar loh. It’s must be interesting :D
Bikin mind-mapping
Istilahnya keren yak? Bukan cuma istilahnya, implementasinya juga tak kalah keren. Mind-mapping ini membantu kamu lebih mengerti alur materi yang kamu sedng pelajari. Menurut saya pribadi sih, setelah saya bikin mind-mapping dengan sukses, saya bisa memahami materi dengan lebih baik. Bahkan tidak mungkin bila saya menghafalnya dengan mudah karena saya menganggap materi tersebut sebuah dongeng atau cerita pendek dengan alurnya yang khas.
Cari referensi soal
Biasanya soal-soal tahun lalu bisa dijadikan referensi pembelajaran. Bukan tidak mungkin jika soalnya ternyata sama persis dengan soal yang diberikan tahun lalu. :lol: Paling tidak, dengan referensi soal tahun lalu, kamu bisa mendapatkan gambaran tentang bagaimana sih kisaran soal yang akan diberikan. Saya mengakui sendiri bahwa referensi soal tersebut sangat membantu saya memprediksi bahan yang akan keluar beserta strategi yang akan dilakukan untuk menghadapi soal dengan tipe demikian.
Buatlah kelompok belajar
Hal ini sangat berguna bagi kamu yang bertipe auditorial. Maksudnya? Di kelompok belajar ini, kamu bisa belajar dengan mendengarkan penjelasan ulang dari temen kamu. Di kelompok belajar ini, kamu juga bisa seru-seruan bareng dengan temen-temen kamu, asal tidak kebablasan saja. Kebiasaan ini pernah saya lakukan di tahun pertama saya kuliah. Ya, sangat membantu pemahaman saya terhadap materi ;) Tips saya untuk satu ini, pilihlah kelompok belajar yang benar-benar belajar materi yang diujikan. Karena pernah nih, saya punya pengalaman malah tidak jadi belajar karena seru-seruan sendiri tadi. :lol:
Belajarlah dengan `kondusif`
Kebiasaan saya masih belum hilang sejak MTs (sederajat dengan SMP), saya bisa belajar dengan lebih baik ketika saya bisa bergerak bebas dan ada alunan musik yang diputar saat saya sedang belajar. Ya, bisa dibilang saya merupakan tipe orang kinestetik dan musikal. Entah kenapa dengan kedua hal tersebut, saya bisa menghafal dengan lebih baik. Saya sih mengira-ngira kalau misalkan kedua kegiatan itu memaksaku untuk berkonsentrasi penuh sehingga terhindar dari kedua usikan itu dan dapat menerima materi ujian dengan baik. Jadi, bagaimanakah kekondusifan belajar kamu? ;) Find it and love it!
Konsumsi asupan bergizi
Kesehatan itu penting, setuju? Bukan mentang-mentang atas nama UAS, jadwal makan kita jadi tidak teratur dan asupannya juga jadi kurang. Menunya ya tetep, 4 sehat lima sempurna. Biasanya yang dilupain itu buah ama susu. Kalo saya sendiri sih, biasanya sudah beli persediaan susu 20 kali saji. Kemudian untuk buah, saya lebih sering membeli jus buah atau salad buah. So, sayangi diri kamu sendiri ya ;)
Kurangi bergadang
Menurut penelitian, tidur malam itu tidak baik untuk kesehatan tubuh. Kenapa? Karena pada larut malam terjadi detoksinasi tubuh, yang mana terjadi penyaringan racun-racun yang ada dalam tubuh. Dan menurut peneliti, sebaiknya kita berada dalam aktivitas terendah atau istirahat, bukannya malah bergadang atas nama UAS. Um, mungkin sulit, tapi kamu bisa bangun pada dini harinya untuk melanjutkan belajar kamu. Oia saya pernah bahas loh antara bergadang dengan tidak [tautan artikel].
Banyak doa dan minta restu orang tua
Saya sendiri sudah terbiasa untuk meminta restu orang tua saat saya ingin menjalani suatu ujian. Saya meminta doa semoga dikuatkan pikiran, diberikan kesehatan, dihindarkan dari kemalasan, kemudahan menyerap materi yang diujikan, dsb. Ya itu doa standar, orang tuamu pasti memiliki doa yang lebih dahsyat. Belum terbiasa? Biasakanlah, kenapa? Karena katanya doa orang tua untuk anaknya itu frekuensi dikabulkan itu lebih besar daripada hanya doa kita sendiri.
Perbanyak ibadah dan sedekah
Lah ini apa hubungannya? beribadah dengan khusyu’ nanti kamu bisa mendapatkan ketenangan jiwa. Setelah itu kamu bisa mendekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa. Dengan kedekatan itu, berdoalah dengan baik dan sungguh-sungguh agara doa kamu dikabulkan. Oia, bukan berarti pas ujian doang ibadahnya. Hehe :mrgreen: Makanya itu saya bilang judul poin ini `perbanyak` bukan cuma `banyak`.
Percaya atau tidak, sedekah itu bisa melancarkan doamu. Sedekah itu bukannya malah menghabiskan rezeki kita, akan tetapi bersedekah itu mengubah rezeki kita berupa uang atau barang menjadibentuk rezeki yang lain seperti kesehatan dan kemudahan menghafal. Rezeki yang sedekahkan tak perlu muluk-muluk dan juga tidak terlalu sedikit. Nilai sedekah yang penting di sini yakni istiqamah atau kerutinan kamu bersedekah serta keihklasan kamu.